Senin, 09 April 2012

Sistem Bisnis Multi Level Marketing


bisnis multi level marketingMengulas tentang sisi lain seputar sistem bisnis multi level marketing seperti tidak akan ada habisnya, di luar dari masalah pro dan kontra kenyataannya bisnis multi level marketing terbukti telah memberi peluang besar bagi para member untuk mengubah hidupnya menjadi lebih baik.
Bisnis multi level marketing memang mirip sekali dengan bisnis affiliate, dimana ketika terjadi penjualan atas rekomendasi seseorang maka orang tersebut mendapatkan komisi. Contoh yang paling dekat tentang bisnis ini adalah teman-teman yang berbisnis affiliate amazon, teman-teman menjadi member kemudian membantu penjualan dan ketika ada penjualan maka teman-teman akan mendapatkan komisi (besarnya tergantung barang yang di jual). Namun meski mirip bisnis ini tetap saja berbeda, kalau di bisnis multi level marketing komisi berlaku berjenjang, artinya anda dapat merekrut member lagi dan ketika member tersebut melakukan penjualan maka anda mendapatkan komisi (berbeda dikit ya?)
Perumpamaannya kira-kira seperti ini :
  1. Contoh pada bisnis affiliate marketing : Misalkan si (A) menjual ke (B) kemudian menjual ke (C) maka si (A) tidak dapat apa-apa.
  2. Contoh pada bisnis multi level marketing : Misalkan si (A) menjual ke (B) kemudian menjual lagi ke (C) maka si (A) mendapatkan komisi.

Detailnya bisnis multi level marketing

Untuk di artikel ini saya tidak membahas affiliate marketingnya dulu ya, kita coba angkat tentang bisnis multi level marketingnya. Salah satu sisi positif bisnis multi level marketing adalah bahwa anda akan dilatih bagaimana caranya mengatasi ketakutan ditolak pada saat melakukan penawaran. Setiap hari anda “dipaksa” untuk berani menunjukan dan menawarkan bisnis multi level marketing tersebut, padahal anda beresiko untuk ditolak (baik secara online maupun offline)

Didikan bisnis multi level marketing

Selain itu dalam bisnis multi level marketing, member akan langsung berhadapan dengan hukum pareto bisnis. Bayangkan saja, dari 100 orang penawaran kemungkinan goal hanya 10% dan disinilah anda di didik menjadi pribadi yang kuat, ingat seorang enterpreneur tidak boleh cengeng. Saya yakin anda sepakat soal ini
Nah meski demikian anda tetap harus memperhitungkan kira kira bisnis multi level marketing seperti apakah yang ingin anda tekuni, cobalah yang sekiranya pas dengan kantong. Lalu pertimbangkan juga hal lain seperti target pasar produk yang ingin anda jalani itu apakah beberapa tahun kedepan masih akan berkembang, atau justru akan menghilang
Perhatikan juga legalitas perusahaan tempat anda bergabung,meski bukan perusahaan besar namun jika terdaftar dan memiliki badan hukum maka jika terjadi sesuatu anda dapat dengan mudah meminta pertanggung jawaban.
Selamat mencoba ya.. Mohon koreksi jika ada yang kurang tepat

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar